FEELING

FEELING INTROVERT

Intisari tentang anda: Kecerdasan Anda Feeling yang berarti merujuk kepada perasaan Anda, yang membuat Anda pandai memahami orang lain. Kecerdasan tersebut dikemudikan bergerak dari dalam ke luar sehingga Anda memancarkan pengaruh kuat dalam memimpin.

Sistem operasi otak berada di : Belahan Limbik KananLapisan Putih (dalam) Kecerdasan setara : EQ (Emotional Quotient) Peranan :Leader (Pemimpin) Kelebihan : Popularity (Ketenaran) Target : Visi (Pandangan Jauh) Harapan : Leading (Kepemimpinan) Arah Merek :Merek pada kepemimpinannya Tabiat terhadap uang :Juragan Konstitusi (Bentuk) Jasmani : Displastis yang besar Kekuatan Jasmani : Pernafasan dalam Fungsi Tubuh : Stamina jarak panjang

Personaliti tetap yang dapat diriset secara psikometrik : confincing, idealistic, leader, kindful, reflective, popular, convincing, promoter, diplomatic,friendship-appeal

Empat Kata Kunci: Merasakan, pernafas-an, memimpin, dicintai

Cara Belajar: Mendengar di kelas, rekam ke  MP3, dengar ulang sampai dapat ‘feel’nya Meningkatkan minat belajar: Menempelkan sentuhan emosi pada motif sesaatnya. Klu Diri: Mencari PLATFORM untuk memperkuat pengaruhnya.

Keutamaan SEKOLAH menuju karir di INDUSTRI yang sesuai (Prioritas #1) : Politik, kepemerintahan, hukum, kesenian

Sekolah menuju PROFESI pilihan lainnya (Prioritas #2) : Psikolog, komunikasi, diplomat, humas, promotor, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,, hubungan internasional,  salesman,inspirator, motivator, psikiater, counselor, ideolog, personalia, lawyer, birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.

Sisi positif yang perlu dibina dan hal yang perlu diwaspadai dari anda sendiri: Semangat tinggi namun di sebalik itu ingin dimanja dan diperhatikan,  halus dan lembut namun terkadang  menyengat, pemimpin yang berkharisma namun kebiasaaan buruknya mudah tersinggung, penolong namun menghitung nilai balas budi, komunikator yang mempengaruhi orang lain namun komitmen terhadap ajarannya lemah, mampu berempati namun terkadang lamban beraksi.

Penjelasan Hasil FEELING INTROVERT

Fi adalah singkatan dari Feeling introvert. Jika huruf F berdiri sendiri merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut kon- sep STIFIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan F adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika mesin kecerdasan digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (ekstrovert). Dengan demikian Fi su- dah menjadi identitas kepribadian. F ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai mesin kecerdasan lebih besar dari i yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

Pengertian sederhana dari Feeling introvert adalah jenis kepriba- dian yang berbasiskan kecerdasan emosi atau perasaan yang proses kerjanya dikemudikan dari dalam dirinya menuju ke luar dirinya. Ke- pribadian Fi ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan emosi yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan emosi atau disebut EQ (Emotional Quotient).

Sistem operasi pada tipe Fi berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kanan atau disebut sebagai limbik kanan. Pada limbik kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan putih yang letaknya di bagian dalam. Limbik kanan putih itulah yang menjadi sistem operasi tipe Fi.

Lapisan yang berwarna putih memiliki tekstur otak yang lebih padat karena mengandung dendrit lebih banyak. Kerapatan yang le- bih tinggi dibandingkan dengan lapisan bagian luar tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari dalam keluar. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ menjadi seolah tidak berhenti untuk tebar pesona atau memancarkan kharismanya sebagai pemimpin .

Mesin kecerdasan F sesungguhnya identik dengan pernafasan. Mereka memiliki kapasitas pernafasan yang besar. Kapasitas pernafasan yang kuat itu disebabkan karena orang F memiliki mesin yang besar. Mesin itu berupa jantung dan paru-paru yang besar. Dengan mesin yang besar ini orang F dapat memompa oksigen yang lebih banyak ke dalam darah. Tipe Fi terlebih lagi karena ditunjang oleh ketersediaan baterai (charger) yang ada di dalam dirinya menyebabkan Fi seperti memiliki kekuatan emosi yang lebih kuat.Bentuk (konstitusi) fisik orang F secara umum disebut sebagai displastik, karena mesin yang besar tersebut didukung oleh tulang yang kecil sehingga bawaannya terasa berat. Ka- rena mesinnya besar maka bentuk badannya terlihat lebar dan tebal. Akibatnya pada bagian punggung seperti lebih sulit digerakkan (disebut displastik). Pada tipe Fi, karena charger baterenya ada di dalam maka seperti memiliki daya pancar emosi yang lebih kuat. Secara fisik ia dapat menggunakan pernafasan dalam yang bersumber dari paru-parunya.

Kekuatan pernafasan karena mesin yang besar tersebut dapat digunakan untuk jenis olahraga yang memerlukan stamina jarak jauh dan jangka panjang seperti lari marathon. Juga dengan pernafasan yang panjang tersebut secara mental ia memiliki potensi kekuatan mental yang lebih baik. Mampu mendengar bahasa hati orang lain lebih lama. Bahkan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Atau juga ia seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai.

Kecerdasan emosinya membuat ia menjadi matang secara emo- sional dan menjadi kaya hati sehingga mudah berbagi kasih sayang de- ngan orang lain. Faktor-faktor kekuatan emosional inilah yang mem- buat ia merasa terpanggil untuk menjadi pemimpin. Pancaran energi yang datang dari dalam untuk menyebarkan kekuatan emosinya mem- buat ia memang layak menjadi pemimpin. Jika tipe F nya dikemudi- kan dari dalam menjadi tipe Fi akan muncul sifat lebih percaya diri dan seolah bekal kekuatan emosinya tidak habis karena didorong dari dalm dirinya. Hal itu membuat Fi merasa nyaman menjalankan fungsi kepemimpinannya.

Modal kepemimpinannya yang kharismatik dan terpancar dari dalam maka kesehariannya selalu menebarkan pesonanya dan ketika lingkungan sekitarnya menerima kepemimpinannya maka itu sesuai dengan pengharapannya. Aktualisasi dirinya terjadi jika ia memi- liki fungsi kepemimpinan. Bahkan jika ia tidak mendapatkannya ia akan terus akan mencari jalan untuk kemudian dikukuhkan sebagai pemimpin. Pancaran kekuatan emosinya membuat ia disukai banyak orang (populer). Kepopulerannya adalah kelebihannya. Dengan modal kepemimpinan inilah ia menawarkan idealisme baru. Karena biasanya tipe Fi merupakan seorang ideolog yang memiliki pandangan visioner. Sumber ideologinya datang dari kematangan emosinya sejalan dengan jiwa perjuangannya. Kekuatan emosi berarti memahami kedalaman jiwa yang perlu diperjuangkan oleh dirinya dan masyarakatnya. Hal ini- lah yang membuat tipe Fi menargetkan visi tertentu untuk diperjuangkan bersama.

Salah satu jalan untuk memelihara pengaruhnya ialah dengan berkontribusi pada pengikutnya. Sebagai konsekuensi dari kasih sayangnya kepada pengikutnya ia kerap kali mengulurkan tangannya untuk membantu pengikutnya. Akibatnya dalam pengelolaan uang tipe Fi terlihat sangat bossy (seperti juragan). Ia mudah menolong orang lain dengan harapan itu akan memperkuat posisinya sebagai pemimpin.

Kekuatan kepemimpinan sekaligus menjadi merek dirinya. Ia diberi merek sebagai sosok yang memiliki kepemimpinan yang baik. Untuk memiliki merek seperti ini tidak harus ia secara formal memimpin suatu organisasi tertentu bahkan secara informal merek kepemimpinan itu melekat pada dirinya. Jika tipe Fi tidak memiliki merek kepemimpinan maka ia seperti tercerabut dari akarnya, karena berarti sumber kekua- tan utamanya yang memancarkan emosi kasih sayang ke masyarakatnya berarti macet.

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Fi mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terda- pat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur secara psikometrik. Menurut konsep STIFIn ke sepuluh item tersebut menjadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap tersebut adalah: influencing, idealistic, leader, kindful, reflective, popu- lar, convincing, promoter, diplomatic, dan friendship-appeal (bahasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).

Proses belajar yang baik bagi tipe Fi adalah menjadi pendengar yang baik meskipun ia begitu tergoda untuk berbicara. Orang Fi suka ngomong dan menebar pesona dengan omongannya. Namun ia akan belajar lebih banyak jika ia mendengar. Maka ketika ia hadir di dalam kelas cukup ia berkonsentrasi mendengarkan penjelasan gurunya. Jika perlu penjelasan itu direkam dengan MP3 dan didengarkan berulang- ulang sampai dia dapat ‘feel’ nya. Karena bagi tipe Fi memang sulit berkonsentrasi dalam durasi yang lama sering terbawa-bawa pada sua- sana emosinya. Hasil rekaman yang didengarkan ulang itu membuat ia mendapatkan gambaran secara keseluruhan. Pendek kata orang F pada umumnya memang harus belajar menggunakan telinganya.

Motivasi belajarnya naik seiring dengan moodnya. Namun be- gitu ia mood maka seperti tidak ada yang menghentikannya. Jika lagi se- mangat akan terlihat semangat sekali namun jika lagi malas maka susah untuk memulai kembali. Oleh karena itu perlu ditempelkan sentuhan emosi setiap ia merasa kehilangan moodnya. Motivasinya yang naik turun tergantung kondisi emosi sesaatnya. Permainan perasaan untuk memelihara tingkat motivasi orang F memang membutuhkan kesabaran yang luar biasa.

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu politik, kepemerintahan, hukum, kesenian. Selanjut- nya dapat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: psikolog, komunikasi, diplomat, humas, promotor, inves- tor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, counselor, ideolog, personalia, lawyer, birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.

Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini profesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Fi adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu:merasakan, pernafasan, memimpin, dandicintai. Artinya juru- san atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang me- merlukan keterlibatan emosi termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati, secara fisik memerlukan nafas yang panjang atau diapli- kasikan dalam bentuk memerlukan semangat yang tinggi sehingga bisa bekerja atau bertanding secara marathon, dan memerlukan kharisma dan kemampuan kepemimpinan, serta dapat mengeluarkan jurus-jurus tebar pesona supaya dicintai lebih banyak orang.

Sebagai pribadi yang utuh tipe Fi memiliki sisi-sisi diametral seba- gai berikut: semangat tinggi namun dibalik itu ingin dimanja dan diper- hatikan, halus dan lembut namun terkadang menyengat, pemimpin yang berkharisma namun kebiasaaan buruknya mudah tersinggung, penolong namun menghitung nilai balas budi, komunikator yang mem- pengaruhi orang lain namun komitmen terhadap ajarannya lemah, mampu berempati namun terkadang lamban beraksi. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahannya tertutup dengan sendirinya.

Jalan keberhasilannya ditentukan oleh kemampuannya membuat PLATFORM untuk memperkuat pengaruhnya. Dengan platform itu- lah sosok Fi akan memiliki posisi tawar yang tinggi. Penting untuk di- garis bawahi bahwa platform yang ia bentuk seringkali platform yang diikat secara emosional. Oleh karenanya sejak awal set up platform tersebut harus didisain secara masak-masak agar dapat mewadahi visi yang diperjuangkannya. Tentu saja platform ini akan mudah runtuh jika tidak diberi energi positif yang maksimal. Apalagi jika platform tersebut senantiasa berubah-ubah demi kepentingan pragmatis. Padahal mem- bangun platform visioner itu memakan masa yang panjang. Meskipun orang Fi memiliki kemistri CINTA namun ia mesti mengikat kemistri cinta itu dengan sesuatu yang berdampak jangka panjang. Mengguna- kan kekuatan kharismanya ia harus menebarkan pengaruh, terutama visinya, untuk mendapatkan cinta dari pengikutnya. Oleh karenanya visi itu mesti diberi jiwa (sentuhan emosi) supaya lebih banyak orang yang terikat dengan kepemimpinannya.

FEELING EKSROVERT

Intisari tentang anda: Kecerdasan Anda Feeling yang berarti merujuk kepada perasaan Anda, yang membuat Anda pandai memahami orang lain. Kecerdasan tersebut dikemudikan bergerak dari luar ke dalam sehingga Anda menjadi hebat dalam persahabatan dan hubungan sosial.

Sistem operasi otak berada di : Belahan Limbik KananLapisan Kelabu (luar) Kecerdasan setara : Soc-Q (Social Quotient) Peranan :Owner (Pemilik) Kelebihan : Magnifying (Pembesaran) Target :People (Orang) Harapan : Coaching (Penggemblengan) Arah Merek :Merek pada tim dan organisasinya Tabiat terhadap uang : Ambil risiko Konstitusi (Bentuk) Jasmani : Displastis yang kecil Kekuatan Jasmani : Pernafasan dangkal Fungsi Tubuh : Stamina jarak menengah

Personaliti tetap yang dapat diriset secara psikometrik : Emphaty, tolerant, communicative,listener, sympathetic, persuasive, affectionate, refreshing, considerate, guiding

Empat Kata Kunci: Merasakan, pernafasan, memimpin, mencintai

Cara Belajar: Mendiskusikan dengan guru/teman sambil memperbanyak item yang direview verbal Meningkatkan minat belajar: Dipuji dan didampingi supaya meningkatkan mood belajar sesaatnya. Klu Diri: Mencari KADER untuk mengaktualisasikan  panggilan jiwanya.

Keutamaan SEKOLAH menuju karir di INDUSTRI yang sesuai (Prioritas #1) : Psikologi, komunikasi, diplomasi, humas/promosi

Sekolah menuju PROFESI pilihan lainnya (Prioritas #2) : Politisi, eksekutif, lawyer, kesenian, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,, hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, counselor,  ideolog, personalia, lawyer, birokrat, aktivis, atlit marato

Sisi positif yang perlu dibina dan hal yang perlu diwaspadai dari anda sendiri: Pendengar seperti ‘sponge’ namun sebenarnya berhati kenyal, peduli orang lain meski abai terhadap satu per satu persoalan orang lain, selalu ada misi baru namun terlalu mudah menyerah, jika sedang bersih hati mudah mendapat ilmu tinggi namun justru jarang membersihkan hatinya, memiliki kepasrahan yang tinggi namun sebenarnya sikap itu datang dari malas berpikir dan menggampangkan banyak hal.

Penjelasan Hasil FEELING EKSTROVERT

Fe adalah singkatan dari Feeling extrovert. Jika huruf F berdiri sendiri merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut kon- sep STIFIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan F adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika mesin kecerdasan digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (ekstrovert). Dengan demikian Fe su- dah menjadi identitas kepribadian. F ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai mesin kecerdasan lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

Pengertian sederhana dari Feeling extrovert adalah jenis kepriba- dian yang berbasiskan kecerdasan emosi atau perasaan yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Ke- pribadian Fe ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan sosial yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan sosial atau disebut Soc-Q (Social Quotient).

Sistem operasi pada tipe Fe berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kanan atau disebut sebagai limbik kanan. Pada limbik kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan abu- abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kanan abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Fe.

Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung dendrit lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ lebih malas untuk bergerak melakukan aktivi- tas kecuali ada pengaruh luar yang membangkitkan mood-nya untuk bersosialisasi

Mesin kecerdasan F sesungguhnya identik dengan pernafasan. Mereka memiliki kapasitas pernafasan yang besar. Kapasitas pernafasan yang kuat itu disebabkan karena orang F memiliki mesin yang besar. Mesin itu berupa jantung dan paru-paru yang besar. Dengan mesin yang besar ini orang F dapat memompa oksigen yang lebih banyak ke dalam darah. Tipe Fe lebih bergantung kepada suplai baterai (charger) yang datang dari luar dirinya. Mesin yang besar itu harus dinyalakan dari luar namun begitu mesin menyala maka akan beraksi sedikit menggebu- gebu. Bentuk (konstitusi) fisik orang F secara umum disebut sebagai displastik, karena mesin yang besar tersebut didukung oleh tulang yang kecil sehingga bawaannya terasa berat. Karena mesinnya besar maka bentuk badannya terlihat lebar dan tebal. Akibatnya pada bagian punggung seperti ini lebih sulit digerakkan (disebut displastik). Pada tipe Fe mesin yang besar tersebut ditopang oleh tulang yang lebih kecil. Tinggi badan tipe Fe lebih pendek, sehingga lebih terkesan seperti pendekar (pendek dan kekar). Secara fisik ia dapat menggunakan pernafasan dalam yang bersumber dari paru-parunya. Namun karena charger ba- terainya bersumber dari luar maka tipe Fe memiliki kapasitas perna- fasannya lebih dangkal.

Kekuatan pernafasan karena mesin yang besar tersebut dapat di- gunakan untuk jenis olahraga yang memerlukan stamina jarak jauh dan jangka panjang seperti lari marathon. Juga dengan pernafasan yang pan- jang tersebut secara mental ia memiliki potensi kekuatan mental yang lebih baik. Mampu mendengar bahasa hati orang lain lebih lama. Bah- kan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Atau juga ia seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai. Namun khusus pada tipe Fe kemampuan daya jangkau pernafasan atau mental untuk berbagi perasaan bersifat lebih meluas. Menjangkau gabungan berbagai event jarak menengah atau memberi perhatian kepada lebih banyak orang.

Kematangan emosi tipe Fe disalurkan dengan melakukan kaderi- sasi kepada orang-orang yang disayanginya. Fokusnya adalah menjadi coach bagi orang lain. Menggembleng orang-orang yang disayanginya. Penyaluran emosi seperti ini mendorong ia menjadi seperti king-maker. Mencetak orang supaya menjadi yang terbaik kalau perlu sampai men- jadi raja. Kematangan emosinya lebih suka memberi jalan kepada orang lain untuk terjun memimpin sementara dirinya lebih senang duduk di belakang layar sebagai perintis atau pemilik. Panggilan alamiah tipe Fe lebih senang mendorong orang lain untuk melangkah setinggi-tingginya dengan bimbingannya. Ketika menggembleng ia memang memberi se- banyak yang ia bisa bahkan terkesan menggebu-gebu namun pada akh- irnya ia akan puas jika kadernya berhasil meraih mimpinya. Kelebihan- nya justru kepada kemampuannya membesarkan (magnifying) orang lain. Fase berikutnya ia menikmati pengaruhnya sebagai king-maker atau owner dari usaha yang dirintisnya. Tipe Fe menyukai menjadi tokoh tetapi jenis tokoh yang di balik layar.

Target pribadinya adalah kepada mencetak orang. Selalu berori- entasi kepada orang. Jiwa sosial tipe Fe memang cukup tinggi. Kepedu- liannya selalu ingin memperbaiki kemampuan SDM (sumberdayamanusia) dari masyarakatnya. Panggilan jiwanya sebagai mentor atau coach (pelatih) memberi makna yang besar dalam hidupnya. Ia merasa te- lah mengaktualisasi diri jika ada diantara kader-kadernya yang berhasil meraih mimpinya. Secara kepakaran pun tipe Fe terpanggil untuk men- jadi coach. Bahkan bermimpi menjadi coach yang termahal bayaran- nya. Meskipun begitu kerap kali tipe Fe lebih mengorbankan transaksi pembayaran upah jika aspek penggemblengan SDM nya terasa lebih menantang. Panggilan sosialnya untuk mengangkat SDM ditempatkan lebih tinggi dibanding transaksi komersialnya.

Pengaruh sosial yang menjadi batere baginya terkadang membuat tipe Fe menjadi begitu subjektif ketika mengukur sesuatu. Bahkan ketika ia menjalankan usaha proses kalkulasi bisnis terkadang terabaikan karena menggebu-gebu memperjuangkan apa yang disukainya. Argu- mentasinya kerap kali membawa-bawa pertimbangan sosial, meski se- sungguhnya karena ia suka. Dan letak kesukaannya ini didasari oleh dirinya yang mengukur keberadaannya secara sosial. Jadi kepentingan dirinya di mata sosial dan kepentingan sosial murni dapat beririsan. Ketika sudah suka maka ia akan membuat keputusan yang nekat, berani ambil risiko. Kurang hati-hati mempertimbangkan bahwa pada akhir- nya bisa jadi ia akan menjadi korban demi kepentingan orang lain. Begitulah tabiat dia dalam mengelola keuangan yang terkadang terlalu be- rani melangkah mengambil risiko yang terlalu besar sementara di balik keputusannya masih banyak unsur ketidakpastian.

Kegetolannya membangun SDM justru menciptakan merek bagi dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya untuk membangun tim pe- menang dan organisasi terbaik. Ia justru merasa gagal jika dirinya yang dialamatkan terhadap keberhasilan organisasi. Justru ia merasa berha- sil jika tim dan organisasinya telah menjadi yang terbaik di bidangnya dan bahkan sudah bisa dilepas sendiri menjalankan hasil tempaannya. Panggilan jiwanya selalu menginginkan karya tempaan atau hasil gem- blengannya tertanam dalam pada tim dan organisasi yang digemblengnya.

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Fe mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur se- cara psikometrik. Menurut konsep STIFIn kesepuluh item tersebut men- jadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap terse- but adalah: emphathy, tolerant, communicative, listener, symphatetic, persuasive, affectionate, refreshing, considerate, dan guiding (bahasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).

Proses belajar yang sesuai bagi tipe Fe adalah mendiskusikan mata pelajaran dengan guru/teman sambil memperbanyak item yang direview verbal. Bagaimanapun tipe F secara umum harus belajar menggunakan telinga. Ia harus menjadi pendengar yang baik. Namun bagi tipe Fe proses komunikasi yang interaktif lebih disukainya karena charger baterainya ada di luar. Dengan demikian diskusi menjadi pilihan terbaik bagi tipe Fe.

Motivasi belajarnya akan terjaga jika ia dipuji oleh orang lain apalagi oleh teman seumurnya. Ibarat seperti perempuan yang ingin belajar maka tipe Fe merasa lebih nyaman jika didampingi orang lain, apalagi jika orang yang mendampinginya adalah orang yang begitu be- rarti baginya. Menyediakan pendamping bagi tipe Fe sekaligus merupa- kan upaya untuk meningkatkan mood belajar .

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu psikologi, komunikasi, diplomasi, humas/promosi. Selanjut- nya dapat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: politisi, eksekutif, lawyer, kesenian, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,, hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, coun- selor, ideolog, personalia,birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.

Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini profesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Si adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merasakan, pernafasan, memimpin, dan mencintai. Artinya jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan keterlibatan emosi termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati, secara fisik memerlukan nafas yang panjang atau diaplikasikan dalam bentuk memerlukan semangat yang tinggi sehingga bisa bekerja atau bertanding secara marathon, dan memerlukan kharis- ma dan kemampuan kepemimpinan, serta mampu menangkap simpati atau cinta orang lain atau pengikutnya sehingga para pengikutnya atau para pengagumnya tidak merasa cinta bertepuk sebelah tangan.

Sebagai pribadi yang utuh tipe Fe memiliki sisi-sisi diametral se- bagai berikut: pendengar seperti ‘sponge’ namun sebenarnya berhati kenyal, peduli orang lain meski abai terhadap satu per satu persoalan orang lain, selalu ada misi baru namun terlalu mudah menyerah, jika sedang bersih hati mudah mendapat ilmu tinggi namun justru jarang membersihkan hatinya, memiliki kepasrahan yang tinggi namun sebe- narnya sikap itu datang dari malas berpikir dan menggampangkan ba- nyak hal. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahannya tertutup de- ngan sendirinya.

Jalur keberhasilannya justru terletak pada sejumlah KADER yang telah berhasil digemblengnya sebagai wadah untuk mengaktualisasikan panggilan jiwanya. Mengkader orang hingga berhasil mengeluarkan energi positif yang besar. Kemistri CINTA yang datang menghampir- inya bersamaan dengan kedatangan sumber energinya mesti disambut dengan suka cita. Jika banyak orang yang mengharapkan digembleng olehnya (didatangi cinta) maka orang Fe harus merespon secara positif (menerima cinta) agar siklus cintanya pada akhirnya membesar dengan sendirinya. Letak keberhasilannya justru sejalan dengan membesarnya siklus cintanya. Bagi orang Fe siklus cinta itu berarti seberapa banyak kadernya yang telah sukses dibina olehnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s